Setelah sekianlama akhirnya saya putuskan untuk lebih aktif lagi menulis di media ini :yahoo
Saya rasa, disinilah tempat yang tepat untuk curhat pada orang lain tapi tidak terasa seperti mencari dukungan atau pembenaran…
Oke… Tulisan pertama di 2011 adalah tentang pelajaran yang gw dapat kemarin… Semua berawal dari pagi hari yang aneh… hari pertama gw “mencoba” untuk mengendarai sepeda ke tempat kerja atau munkin lebih dikenal dengan istilah “Bike To Work”… dimulai dengan bangun yang lebih pagi dari hari biasanya, proses packing pakaian kantor dan alat-alat mandipun dimulai… tepat pukul 6.45 mulailah perjalanan perdana sepeda putih itu… tapi ada yang aneh dengan pedal sepeda itu… tapi tidak saya hiraukan… padahal hati kecil sudah berkata “Lex, mending lu balik sekarang, ambil motor, terus bawa motor aja ke kantor… toh nanti sore lu harus ke kampus…” tapi kaki ini terus ingin mengayuh sepeda itu… tak sampai 200 meter dari tempat kost, benarlah apa yang saya takutkan terjadi… Pedal sepeda yang saya tunggangi copot… panic bukan kepalang… ternyata mur yang memegang pedal sepeda itu sudah raib… spontan mata ini mengarah ke jam tangan digital yang saya gunakan saat itu… jam sudah menunjukkan pukul 6.55...terpaksa saya harus memapah sepeda putih itu kembali ke hanggarnya… akhirnya, jadilah berangkat dengan sepeda bermotor untuk mengejar waktu absensi yang sudah ditetapkan pada pukul 7.30… jika sampai terlambat, habislah saya… selain penilaian atasan akan turun, pendapatanpun akan dipotong sesuai poin keterlambatan :berduka…
Oke… skip… akhirnya sampailah di kantor… di kursi coklat yang gw namai “Baron”… dimana sudah tercetak bentuk PW duduk saat kerja… petaka mulai terjadi… ternyata hari itu saya berkesempatan menjadi pelaksana tunggal… sebutan yang saya buat untuk seseorang yang menjabat sebagai pelaksana di suatu subdirektorat dimana saat hari itu hanya dialah pelaksana yang tersisa di unitnya… benar saja… pekerjaan dari berbagai penjuru berdatangan… Panik… dititik ini gw sudah mulai merasa “This is not your day lex…”
Skip… tibalah waktu menunjukkan pukul 17.00…. ada dua perintah pekerjaan yang belum terselesaikan… namun karena bos sudah cabut duluan, gw putuskan untuk menyusul 10 menit kemudian… sampailah saya di kost tepat pukul 17.30… disini hati kecil kembali berbicara… “lex, mending lu benerin sepeda sekarang, terus lo berangkat ke kantor naik sepeda saja…” tapi gw denied lagi… berangkatlah ke kampus dengan motor tepat pukul 18.00…
Seperti biasa… sampai di kampus tercinta… yah… mungkin sementara ini bisa disebut “tercinta” karena disinilah satu-satrunya tempat gw bisa sedikit bebas dari rutinitas kantor… seperti biasa motor gw parker di pojokan… dibawah pohon yang enggak terlalu rindang, tapi cukup meyakinkan untuk bisa menahan air hujan. Helm gw taruh di atas sepion motor… “kembali hati kecil berbicara “lex, kunci aja helmnya…” tapi gw sangkal lagi… akakakakakak… bandel juga gw…
Skip lah untuk kuliah yang cukup “menyenangkan” karena mendengarkan orang curhat… :ngakak… sampailah di parkiran tempat motor gw terparkir… dari kejauhan sudah terasa ada yang salah dengan apa yang saya lihat… benar saja… helm putih yang dulu saya belikan untuk pacar raib digondol maling… tapi aneh… saya benar2 tidak merasa panic… seakan-akan saya sudah tau itu akan terjadi… memang sih kalo dari segi harga tidaklah seberapa… tapi jika tanpa helm saya tidak berani untuk pulang… tidak terbisa mengendarai motor tanpa pengaman yang satu ini…
Akhirnya saya beranikan diri untuk melanggar edikit peraturan lalulintas yang ada… dan raiblah kocek 80ribu rupiah untuk helm baru… T.T
Disinilah saya belajar banyak hal… next post…